Setidaknya

'Setidaknya' adalah kata yang paling sering kugunakan untuk tetap bersyukur dalam memaknai setiap kehilangan, daripada mengeluhkannya. Seperti halnya denganmu, meski aku belum sempat menggenggam jemarimu. Setidaknya, pernah ada senyum yang sengaja kau bikin untukku. Setidaknya, Tuhan masih mengizinkanku jatuh cinta

Continue Reading...

Puisi Untuk Ibu

Terima kasih sudah mengizinkanku datang Membiarkanku masuk lewat jendela kosong ditengah larut yang dingin Maaf jika aku bertamu terlalu lama Dan hanya bisa merepotkan Aku hanyalah pengembara sesat Yang dikirim semesta kepadamu Agar kelak kau tak menghabiskan malam panjangmu sendiri

Continue Reading...

Pulang: Sebuah Catatan

Jika bagimu rumah adalah tempat untuk kembali dan tak pergi lagi, maka bagiku rumah adalah tempat dimana aku selalu ingin kembali. Tak peduli berapa kali kau pergi, aku akan selalu rindu untuk pulang. Rumah adalah tempat untuk bernaung, dan merindu

Continue Reading...

Permen Karet Bekas

Aku meringkuk diujung kamar sambil menggenggam selimut, membiarkan air mataku membanjiri kasur yang menjadi saksi hilangnya sesuatu yang aku pertahankan mati-matian seumur hidup. Ia baru berhenti setelah aku benar-benar menangis. Dan sekarang dengan mudahnya kuberikan kepadanya, walaupun pada awalnya ia

Continue Reading...

Written By Yus. Powered by Blogger.